🐎 Resensi Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu
Banyakpesan moral di kemukakan di novel ini, ah selalu menyenangkan pada akhirnya karena bumbu-bumbu berupa pesan itu menyatu dalam rangkaian cerita yang dibuat seolah-olah itu nyata adanya. Judul : Rembulan Tenggelam di Wajahmu. Penulis : TereLiye. Penerbit : Repulika. Tahun terbit : 2009. Tebal buku : 426 halaman. Paramudika, IM1
Judul Buku Rembulan Tenggelam di Wajahmu Penulis Tere Liye Penerbit Penerbit Republika Tahun Terbit Cet. I, Feb 2009, Cet. XXXV, Mar 2018 Jumlah halaman 426 Halaman Dari judulnya sih, puitis, ini novel Romance ya? Sayangnya tidak D. Tepatnya adalah novel kehidupan, sebuah kisah sederhana mengenai pertanyaan-pertanyaan terbesar dalam hidup. Rehan-atau yang kemudian dipanggil Ray, memiliki lima pertanyaan besar dalam hidupnya. Novel ini saat membacanya, sangat mengaduk emosi, membuat saya seolah menyaksikan sendiri kehidupan keras Ray, dan tentu saja, terhanyut di dalamnya. Novel yang menyentuh, keras, penuh penderitaan. Tere Liye melalui novel ini juga menerangkan tentang makna kehilangan, makna dibalik semua kejadian, kesederhanaan, dll. Believe me, novel ini sangat sangaatt bagus, terutama untuk kalian yang merasa memiliki kehidupan yang sulit, atau memiliki pertanyaan yang sama dengan Ray. Ray adalah orang yang terpilih. Sebelum kematiannya, Ray berkesempatan mendapatkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan besar dalam hidupnya. Bersama seseorang yang berwajah menyenangkan, ia diajak kembali menyelami masa lalunya, dan menjawab lima pertanyaan besar dalam hidupnya. Lima pertanyaan, lima jawaban. Lantas, apa saja pertanyaan tersebut? Kenapa dirinya dibesarkan di Panti Asuhan tersebut? Kenapa dirinya menikmati masa kecilnya dengan pecutan bilah rotan dan pecutan bilah penderitaan? Kenapa?Kenapa hidup tidak adil? Dia tidak pernah melihat kedua orang tuanya, tidak seperti orang lain yang hidup dalam kasih sayang orangtua mereka. Mengapa setiap orang yang berbuat baik malah menemui banyak kesulitan, namun, para penjahat selalu diberikan banyak kemudahan? Kenapa?Kenapa Tuhan tega mengambil istri dan anaknya? Dimana hanya istrinya yang mungkin hanya bisa menemaninya. Kenapa Tuhan tega tidak ada habisnya memberikan kesulitan terhadapnya? Kenapa?Kenapa hatinya masih terasa kosong? Padahal sekarang dia memiliki semuanya. Gedung tertinggi, imperium bisnis yang menggurita, hampir memiliki apapun. Namun kenapa selalu saja ada yang kosong, ada yang hampa dalam hatinya. Kenapa?Kenapa Tuhan tidak segera mengambil dirinya? Kenapa Tuhan masih saja memberikan berbagai penyakit pada dirinya. Serangan jantung, gagal ginjal, gula darah, padahal fisiknya selama ini sehat sehat saja. Kenapa harus berbulan-bulan menjalani kehidupan di rumah sakit? Apakah selama ini hidupnya kurang menderita sehingga Tuhan tega membuatnya lebih menderita? Kenapa? Itulah lima pertanyaan besar dalam hidup Ray. Mungkin, tidak sedikit dari kita yang memiliki pertanyaan yang sama tentang kehidupan, tentang takdir. SINOPSIS Novel ini menceritakan kisah seorang anak bernama Rehan Raujana –yang nantinya akan dipanggil Ray- yang seharusnya, dia menikmati masa kanak-kanaknya dengan kebahagiaan dalam pelukan orang tuanya. Namun kali ini tidak, dia hidup dalam Panti Asuhan yang sangat menyedihkan, hingga ia menyebut penjaga panti sebagai orang yang sok suci. Menyuruh anak-anak untuk mengamen, berkerja, yang uangnya disetorkan kepada penjaga panti untuk berhaji. Merasa tidak betah, Ray memutuskan kabur dari panti asuhan tersebut, dan hidup menjadi seorang penjudi. Di saat itulah, dia menjalani kehidupan yang berbeda. Karena selalu menang, ia dikeroyok oleh preman-preman dan dilarikan di rumah sakit. Setelah keluar dari rumah sakit, Ray tinggal di Ibukota, dan menemukan keluarga baru disana. Ray menemukan kehidupannya yang baru disini. Ia menjalani tiga tahun kehidupan yang membahagiakan, hingga ia terpaksa kemudian pergi dari sana, setelah tiga tahun lamanya. Setelah pergi, Ray menjadi pengamen jalanan dan bertemu dengan Plee. Siapa sangka, Plee merencanakan pencurian bersama Ray. Namun, mereka ketahuan, ia menyembunyikan Ray –yang telah membunuh dua orang- dan akhirnya mengakui kepada kepolisian bahwa dirinya lah yang melakukan semuanya. Plee dieksekusi, Ray hidup bebas. Kali ini hidup berhasil merubahnya lagi. Ray kembali ke kota asalnya, dan menjadi mandor. Di kota asalnya, ia bertemu dengan istrinya. Hidupnya jauh lebih indah. Mendapat promosi jabatan, menikah, mempunyai toko puding pisang. Namun kebahagiaan ini tidak berlangsung lama. Tuhan mengambil istrinya, sekaligus anaknya. Ray mengutuk langit. Merasa tidak adil dengan semua ini. Setelah semuanya, Ray kembali ke ibukota. Meski sempat ditipu, dia bangkit lagi. Imperium bisnisnya menggurita, pemilik gedung tertinggi, mengeliminasi musuh-musuh bisnisnya satu persatu. Setelah mendapatkan semuanya, hatinya merasa hampa. Di penghujung hidupnya, Ray menjalani kehidupan sakit-sakitan selama enam tahun lamanya. Di penghujung umurnya pula, ia mendapat jawaban atas seluruh pertanyaan dalam hidupnya. Kelebihan Novel ini sarat akan pesan moral kehidupan. Tere Liye melalui kehebatannya menulis ulang adegan penuh kesedihan dan penderitaan, dan disisipkannya jawaban atas pertanyaan besar dalam hidup, dengan cara yang sederhana. Sebenarnya, ada banyak sekali pesan moral yang didapatkan dari novel ini. Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu ini memberikan pemahaman tentang keikhlasan, kesederhanaan. Tere Liye juga menjelaskan, bahwa setiap kejadian ada hikmahnya, setiap kehidupan itu adil, dan apa yang kita lakukan berdampak pada orang lain. Bersiaplah, membaca novel ini kalian akan tenggelam dalam kehidupan Ray, dan semoga kalian mendapat amanat yang diampaikan di buku ini! Kekurangan Saat membaca ini, terkadang saya sendiri tidak terlau paham dengan kalimatnya. Namun secara konseptual novel ini bisa dipahami dengan mudah. Banyak juga yang menurut saya, disampaikan secara tersirat, yang membuat pembaca harus mencerna isi cerita terlebih dahulu. Memang tidak semuanya saya tuliskan kelebihan dan kekurangannya 😀 Biar feelnya dapet, kalian baca saja buku ini, dan pahami sendiri kelebihan dan kekurangannya. QUOTES “Kalian akan tetap menjadi saudara dimana pun berada, kalian sungguh akan tetap menjadi saudara. Tidak ada yang pergi dari hati. Tidak ada yang hilang dari sebuah kenangan. Kalian sungguh akan tetap menjadi saudara.”halaman 92 Bagi manusia, hidup itu juga sebab-akibat, Ray. Bedanya, bagi manusia sebab-akibat itu membentuk peta dengan ukuran raksasa. Kehidupanmu menyebabkan perubahan garis kehidupan orang lain, kehidupan orang lain mengakibatkan perubahan garis kehidupan orang lainnya lagi, kemudian entah pada siklus yang keberapa, kembali lagi ke garis kehidupanmu…. Saling mempengaruhi, saling berinteraksi…. Sungguh kalau kulukiskan peta itu maka ia bagai bola raksasa dengan benang jutaan warna yang saling melilit, saling menjalin, lingkar-melingkar. Indah. Sungguh indah. Sama sekali tidak rumit.”“Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”Semua orang selalu diberikan kesempatan untuk kembali. Sebelum mau menjemput, sebelum semuanya benar-benar terlambat. Setiap manusia diberikan kesempatan mendapatkan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang mengganjal hidupnya.”Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”“ …tidak ada niat yang baik yang boleh dicapai dengan cara buruk, dan sebaliknya tidak ada niat buruk yang berubah baik meski dilakukan dengan cara-cara baik.”” …Begitulah kehidupan ini, bagai sebuah kolam raksasa. Dan manusia bagai air hujan yang berdatangan terus-menerus, membuat riak. Riak itu adalah gambaran kehidupannya… Siapa yang peduli dengan sebuah bulir air hujan yang jatuh ke kolam, menit sekian, detik sekian? Ada miliaran bulir air hujan lain, bahkan dalam sekejap riak yang ditimbulkan tetes hujan barusan sudah hilang, terlupakan, tak tercatat dalam sejarah. Ah, itu jika kita memandang kehidupan dari sisi yang amat negatif…… Kalau kau memahaminya dari sisi positif, makan kau akan mengerti ada yang peduli atas bermiliar-miliar butir air yang membuat riak tersebut. Peduli atas riak-riak yang kau timbulkan di atas kolam, sekecil atau sekejap apa pun riak itu. Dan saat kau menyadari ada yang peduli, maka kau akan selalu memikirkan dengan baik semua keputusan yang akan kau ambil. Sekecil apa pun itu, setiap perbuatan kita memiliki sebab akibat…”“Kalau semua orang berpikiran itu bisa dibenarkan, bukan berarti itu menjadi bisa dibenarkan. Kalian tetap meyakini kalau itu sesungguhnya keliru karena kalian tahu itu memang keliru.”“Ray, kehidupan ini selalu adil, keadilan langit mengambil berbagai bentuk. Meski tidak semua bentuk itu kita kenali, tapi apakah dengan tidak mengenalinya kita bisa berani-beraninya bilang Tuhan tidak adil? Hidup tidak adil? Ah, urusan ini terlanjut sulit bagimu, karena kau selalu keras kepala.”“…. Ah, sayang kita selalu menurutkan perasaan dalam urusan ini. Kita selalu berprasangka buruk. Kita membiarkan hati yang mengambil alih, menduga-duga… Tidak puas menduga-duga, kita membiarkan hati mulai menyalahkan. Mengutuk semuanya. Kemudian tega sekali, menjadikan kesalahan orang lain sebagai pembenaran atas tingkah laku keliru kita.”“…mengapa Tuhan memudahkan jalan bagi orang-orang jahat? Mengapa Tuhan justru mengambil kebahagiaan dari orang-orang baik? Itulah bentuk keadilan langit yang tidak akan pernah kita pahami secara sempurna. Beribu wajahnya. Berjuta bentuknya. Hanya satu cara untuk berkenalan dengan bentuk-bentuk itu. Selalulah berprasangka baik. Aku tahu kata-kata ini tetap saja sulit dimengerti. Aku sederhanakan bagimu, Ray, maksudnya adalah selalulah berharap sedikit. Ya, berharap sedikit, memberi banyak. Maka kau akan siap menerima segala bentuk keadilan Tuhan.”“…. Kita bisa menukar banyak hal menyakitkan yang dilakukan orang lain dengan sesuatu yang lebih hakiki, lebih abadi. Rasa sakit yang timbul karena perbuatan aniaya dan menyakitkan itu sementara. Pemahaman dan penerimaan tulus dari kerjadian menyakitkan itulah yang abadi. Benar, kau bisa memilih untuk menerimanya.”“Ray, kalau Tuhan menginginkannya terjadi, maka sebuah kejadian pasti terjadi, tidak peduli seluruh isi langit-bumi bersekutu menggagalkannya. Sebaliknya, kalau Tuhan tidak menginginkannya, maka sebuah kejadian niscaya tidak akan terjadi, tidak peduli seluruh isi langit-bumi bersekutu melaksanakannya.”“…. Semua kehilangan itu menyakitkan. Apa pun bentuk kehilangan itu, ketahuilah, cara terbaik untuk memahaminya adalah selalu dari sisi yang pergi. Bukan dari sisi yang ditinggalkan….”“Istri yang ketika meninggal dan suaminya ridha padanya, maka pintu-pintu surga dibukakan lebar-lebar baginya.”“…. Tuhan tidak sedang mengujimu. Tuhan justru sedang mengirimkan seribu malaikat untuk menjemput istrimu….”“…. Dan lazimnya para pecinta dunia, dia tidak akan pernah terpuaskan oleh yang bisa disediakan dunia…”“…. Aku senang mendengarnya. Amat senang. Tapi aku tidak membutuhkan itu semua. Rumah besar, mobil, berlian. Bagiku kau ikhlas dengan semua yang kulakukan, untukmu. Ridha atas perlakuanku padamu. Itu sudah cukup.”“… Sebuah lagu tentang betapa dunia ini, sehebat apa pun dia, setinggi apa pun dia, ternyata tidak sejengkalpun, tidak sehastapun yang akan dibawa mati.”“…. Otak manusia sejak lama terlatih menyimpan banyak perbandingan berdasarkan versi mereka sendiri, menerjemahkan nilai seratus itu bagus, nilai lima puluh itu jelek. Wajah seperti ini cantik, wajah seperti itu jelek. Hidup seperti ini kaya, hidup seperti itu miskin. Otak manusia yang keterlaluan pintarnya mengumpulkan semua kejadian-kejadian itu dalam sebuah buku besar, yang disebut buku perbandingan.”“Kau benar, Ray. Ada satu janji Tuhan. Janji Tuhan yang sungguh hebat, yang nilainya beribu kali tak terhingga dibandingkan menatap rembulan ciptaanNya. Tahukah kau? Itulah janji menatap wajahNya. Menatap wajah Tuhan. Tanpa tabir, tanpa pembatas… Saat itu terjadi maka sungguh seluruh rembulan di semesta alam tenggelam tiada artinya. Sungguh seluruh persona dunia akan layu. Percayalah selalu atas janji itu, Ray, maka hidup kita setiap hari akan terasa indah.”“Selalu berprasangka baik, jika di sederhanakan, berharaplah sedikit dan memberi banyak. Maka kau akan siap menerima segala bentuk keadilan Tuhan.” halaman 201Ketika kau merasa hidupmu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat ke atas, pasti ada kabar baik untukmu, janji-janji, masa depan. Dan sebaliknya, ketika kau merasa hidupmu menyenangkan dan selalu merasa kurang dengan semua kesenangan maka itulah saatnya kau harus melihat ke bawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu. Hanya sesederhana itu. Dengan begitu, kau akan selalu pandai bersyukur.” halaman 416-417 Quotes Diambil dari berbagai sumber di internet
NovelTere Liye Terbaru Download Kumpulan Novel Karya Tere Liye Terbaru dan May 8th, 2019 - Tere Liye adalah nama pena dari seorang penulis yang bernama asli Darwis Untuk sebagian orang yang baru tahu Tere Liye pasti akan menganggap dia adalah seorang wanita Karena namanya lebih cocok untuk disandang sebagi penulis wanita
Resensi Novel “Rembulan Tnggelam Di Wajahmu” karangan Tere-liye Resensi Rembulan Tenggelam Di Wajahmu BAB I PENDAHULUAN 1. Data Identitas buku Buku Judul Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Pengarang Tere Liye Penerbit PT Gramedia, Jakarta Tebal 426 halaman \Harga 2. Identitas pengarang Tere Liye merupakan nama populer seorang penulis berbakat ditanah air, yaitu Darwis. Yang lahir di Pedalaman Sumatera, 21 Mei 1979. Anak ke enam dari tujuh bersaudara yang lahir dan dibesarkan dikampung yang dikelilingi hutan, yaitu, Tandaraja Palembang. Tere Liye menyelesaikan pendidikan di SDN 2, SMPN 2 Kikim Timur, Sumatera Selatan. Kemudian melanjutkan ke SMUN 9 Bandar Lampung. Setelah lulus, Tere Liye melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi dan mengambil jurusan Akutansi. Bab 2 isi resensi 1 Sinopsis Kenapa ia harus tinggal di Panti menyebalkan itu? Apakah hidup ini adil? Kenapa langit tega mengambil istri dan bayinya sekaligus? Kenapa semuanya terasa hampa dan kurang walau ia sudah memiliki banyak? Kenapa ia harus mengalami semua sakit ini? Pertanyaan-pertanyaan itulah yang mengusik benak Ray selama 60 tahun kehidupannya. Pertanyaan-pertanyaan yang akan dijawab oleh seseorang berwajah menyenangkan yang mengajaknya mengenang kembali masa lalunya saat ia tengah terbaring lemah di ranjang Rumah Sakit. Ray yang menjadi yatim-piatu saat masih berusia satu tahun karena kebakaran yang menewaskan kedua orang tuanya, terpaksa tinggal di Panti menyebalkan yang dikelola oleh Penjaga Panti yang terobsesi naik haji. Saat berusia 16 tahun, ia kabur dari Panti dan menjalani hidup sebagai anak jalanan dengan mencuri, mencopet, dan berjudi. Setelah sembuh dan boleh pulang dari Rumah Sakit di ibukota selepas menjalani operasi ginjal karena ditusuk oleh anak buah bandar judi yang dengki padanya, Ray tinggal di Rumah Singgah karena tak mau kembali ke Panti terkutuk itu. Di Rumah Singgah itulah untuk pertama kalinya Ray merasa memiliki keluarga. Namun setelah 3 tahun yang menyenangkan di Rumah Singgah, Ray memutuskan pergi. Ia mengamen untuk memenuhi hidupnya. Ia berteman dengan Plee, yang kemudian mengajaknya melakukan pencurian terhebat sepanjang masa, mencuri berlian seribu karat seharga milyaran rupiah yang dijaga ketat. Namun rencana yang disusun sempurna itu tidak berjalan lancar. Plee tertangkap dan dijatuhi hukuman mati. Ray kembali kekota asalnya dan bekerja di sebuah proyek bangunan. Ia menikah dengan gadis yang merupakan cinta pertama dan terakhirnya. Namun setelah 6 tahun pernikahan mereka, istrinya meninggal setelah mengalami keguguran untuk kedua kalinya. Hati Ray hancur, sehingga ia memutuskan kembali ke ibukota dan membangun perusahaan besar dan merobohkan pesaing-pesaingnya. Namun, walau telah memiliki banyak Ray tetap merasa kurang. Bahkan kehadiran Vin juga tidak bisa mengisi kekosongan dalam hatinya, walau gadis itu menaruh perhatian lebih padanya. Tahun-tahun berlalu hingga ia berusia 54 tahun, saat itulah ia mulai terserang berbagai penyakit. Dan selama 6 tahun berikutnya ia harus menjalani berbagai macam pengobatan. Hingga akhirnya ia harus tetap terbaring di ranjang Rumah Sakit selama 6 bulan terakhir. Orang berwajah menyenangkan itu menjawab pertanyaan-pertanyaan Ray dengan memperlihatkan potongan kisah masa lalunya, baik yang ia ketahui maupun tidak. Orang itu juga menunjukkan kepada Ray hal-hal yang menjadi misteri baginya, seperti peristiwa kebakaran yang membuatnya menjadi yatim-piatu. Kenyataan yang dipaparkan orang tersebut membuatnya terkejut dan tak percaya, bahwa kebakaran tersebut direncanakan oleh orang yang ia anggap teman selama hidupnya. 2 kritik Menurut saya, novel ini awalnya memang benar-benar membosankan, ceritanya yang sulit sekali dipahami. dibeberapa bab diceritakan, dibab selanjutnya sudah tidak ada dan muncul kembali di bab terakhir. Bahasa yang digunakan juga sulit dipahami,banyak ditemukan kata-kata yang menurut saya, memang benar-benar memutar otak untuk bisa memahaminya, butuh berulang kali membacanya sampai mengerti .Gaya bahasa yang digunakan terlalu tinggi bagi para pemula seperti saya. 3 Keunggulan Novel ini, mampu membawa saya benar-benar terbang kedunia fantasi, berkhayal membayangkan, mengikuti alur cerita yang disampaikan. Novel ini juga mengajarkan kita apa itu hidup ? bagaimana seharusnya menghadapi pahit-manisnya hidup ? belajar bersyukur, mengikhlaskan sesuatu,sabar, dan juga kesederhanaan. 4 Kelemahan Diawal cerita, novel ini benar-benar membosankan dan membingungkan, saya awalnya cukup malas membacanya karena alur ceritanya, gaya bahasanya, sulit sekali karena rasa penasaran yang luarbiasa yang membuat saya kembali bermanfaat untk membacanya. Bab 3 kesimpulan Menurut pendapat saya, novel ini cukup baik untuk menjadi bahan bacaan disaat waktu luang. Karena ceritanya yang memang menarik, juga isinya mengandung banyak nasehat, gambaran tentang perjalanan hidup, mengajarkan kesederhanaan, bagaimana seseorang mensyukuri atas segala nikmat yang telah diberikan olehNya, juga bagaimana seseorang belajar ikhlas atas segala musibah dan ujian yang sedang menimpanya. daftar pustaka Liye, Tere. 2009. Rembulan Tenggelam Di Wajahmu. Jakarta Republika About The Author ShahibulihsannInfojual rembulan tenggelam di ± mulai Rp 3.500 murah dari beragam toko online. cek Rembulan Tenggelam Di ori atau Rembulan Tenggelam Di kw sebelum membeli. SELAMAT DATANG di hargano.com, Semoga Rezeki Kita nambah 1000x lipat ^_^ Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu - [ Lihat Gambar Lebih Besar Gan] Rp 68.000: Rembulan Tenggelam Di WajahmuNovel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye menceritakan problematika dalam kehidupan. Sebagai novel best seller tentu karya sastra ini mempunyai isi bacaan yang sangat menarik. Penasaran? artikel ini akan membahas resensi novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu lengkap. Mulai dari sinopsis, unsur ekstrinsik, unsur intrinsik, dan kelebihan serta kekurangannya. Yuk, baca sampai selesai ya. Identitas Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Judul NovelRembulan Tenggelam di WajahmuPenulisTere LiyeJumlah halaman426 HalamanUkuran buku13,5 x 20,5 cmPenerbitRepublikaKategoriFiksiTahun Terbit2009Harga novelRp. Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu diterbitkan tahun 2009 oleh Republika. Sebagai buku fiksi karya Tere Liye, novel ini mempunyai 426 halaman. Kini, harga buku ini dijual dengan harga Rp. Sinopsis Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Sinopsis novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu menceritakan tentang kisah perjalanan kehidupan seorang pria yaitu Ray. Ia adalah seorang anak yang sejak kecil tinggal di panti asuhan. Menurut Ray, panti asuhan tersebut merupakan tempat yang terburuk baginya. Hal itu dikarenakan penjaga panti di tempat dimana ia tinggal mempunyai sifat dan karakter yang buruk. Bahkan, anak-anak di panti asuhan tersebut juga diperlakukan dengan buruk. Tanpa ada rasa belas kasihan. Ternyata perlakuan tersebut dikarenakan penjaga panti tersebut mempunyai obsesi cukup tinggi untuk naik haji. Dengan begitu, penjaga panti melakukan banyak hal. Bahkan, hal-hal apapun dan bagaimanapun menjadi halal baginya. Salah satunya yaitu dengan melakukan hal yang merugikan anak panti. Ray menerima perlakuan semena-mena dari penjaga panti. Ia begitu merasa tidak tahan hingga ia memutuskan untuk meninggalkan tempat panti tersebut. Tetapi, sebelum pergi Ray melakukan hal yang sangat buruk yaitu mencuri uang penjaga panti tersebut. Ia gunakan uang tersebut untuk bekal hidupnya. Setelah keluar dari panti, Ray hidupnya terlunta-lunta. Hidup di jalanan. Ia benar-benar melihat kehidupan di luar panti asuhan yang benar-benar di luar bayangannya. Ray melakukan jalan yang sesat, ia berjudi dan selalu menjadi pemenangnya. Bandar judi tidak suka dengan kemenangan Ray hingga menyuruh preman untuk membunuh tokoh Ray. Meskipun Ray terkena banyak tusukan di bagian tubuhnya. Tetapi, Ray tetap semangat menjalani kehidupan seusai menyelesaikan operasi di Rumah Sakit. Ketika Ray sudah sembuh, ia masuk ke dalam rumah singgal di kawasan Jakarta. Ia bertahan hingga tiga tahun di kawasan tersebut. Namun, kemudian Ray mencoba mencari petualangan lagi. Ia pun kembali hidup di jalanan kemudian berprofesi menjadi pengamen. Bahkan, ia juga bertemu dengan Pee yang mengajaknya untuk melakukan tindak perampokan yang sangat spektakuler. Ternyata tindakan perampokan tersebut membuat Pee harus tertangkat hingga ia terkena hukuman eksekusi mati. Ray berhasil kabur. Lagi-lagi nasib apes berpihak pada Ray, misi pencurian gagal karena Pee keburu ditangkap. Untungnya Ray berhasil kabur dan menerima informasi bahwa Pee akhirnya menerima hukuman eksekusi mati. Kehiduan Ray sangatlah kacau. Hingga ia kembali ke daerah darimana ia berasal. Ia bekerja serabutan. Tetapi, akhirnya ia pun menjadi mandor proyek. Saat itu, Ray dipertemukan dengan wanita yang bernasib sama, tidak punya orangtua. Bahkan Ray menikah dengan wanita tersebut. Kehidupan Ray berubah menjadi bahagia, karir dan rumah tangganya bagus. Bahkan, istri Ray juga cepat mengandung. Tetapi, kebahagiaan itu ternyata hanya sementara karena istri dan anak Ray meninggal. Ia merasa hidupnya begitu tidak adil hingga ia merantau kembali ke ibukota. Dia memulai bisnis hingga menjadi orang kaya. Tetapi, ternyata hatinya tetap hampa hingga tak ada rasa bahagia yang sejati untuk dirinya. Intrinsik Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Berikut ini adalah unsur-unsur intrinsik novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu 1. Tema Tema yang diambil Tere Liye pada karyanya kali ini adalah sebuah kisah hidup dengan cinta dan banyak hal tidak terduga dibaliknya. Manis pahit kehidupan dan ketidakadilan yang dilalui Ray. Pertanyaan-pertanyaan belum terjawab yang selalu mengganjal di hati Ray, tokoh utama cerita ini. 2. Alur Rembulan Tenggelam di Wajahmu mmenggunakan alur campuran. Pada awal cerita, pembaca dibawa flashback ke masa lalu. Selanjutnya, cerita berjalan maju dan mundur. 3. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang orang ketiga yang serba tahu. 4. Latar TempatLatar tempat cerita ini beragam, yaitu di terminal, rumah singgah, rumah sakit, hingga pantai. WaktuLatar waktunya adalah pagi, siang, sore, dan malam hari. SuasanaSuasana dalam cerita ini beragam, mulai dari sepi, sunyi, ramai, hingga ketakutan. 5. Tokoh Tokoh dalam cerita ini adalah Rehan Rey, Diar, Plee, Fitri, dan Jo. 6. Penokohan Rehan/Ray = Sombong, nekat, dan pedendam. Diar = Peduli, ramah, dan setia kawan. Plee =Nekat, peduli, dan setia Fitri = Baik hati, penyayang, tulus Jo = Setia 7. Amanat Amanat yang bisa kita ambil adalah kesederhanaan, keikhlasan, dan rasa syukur merupakan hal penting yang harus kita jaga dalam hidup. Hidup sudah diatur dengan adil. Ekstrinsik Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Sedangkan, unsur-unsur ekstrinsik novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu adalah sebagai berikut. 1. Nilai Moral Nilai moral novel ini adalah pelajaran hidup tentang kesederhanaan, keikhlasan, dan rasa syukur. Menyadarkan bahwa apapun yang kita lakukan bisa berpengaruh pada kehidupan orang lain. 2. Nilai Sosial Nilai sosialnya adalah bersikap dan berbuat baiklah terhadap lingkungan jika kamu ingin diperlakukan dengan baik pula. Tidak semua orang yang kamu perlakuan dengan buruk itu akan memaafkannya. 3. Nilai Religi Lakukan perintah-Nya dan jauhilah larangan-Nya adalah nilai religi yang bisa kita ambil dari novel ini. Seperti Penjaga Panti Asuhan yang menunaikan ibadah haji. Kelebihan Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Penggambaran Ray, tokoh utama novel, dibuat detail sehingga pembaca merasa menjadi bagian dari perjalanan laki-laki tersebut. Novel ini juga banyak mengandung pesan moral kehidupan. Bagaimana cara kita bertahan hidup, hingga ikhlas dalam menerima takdir yang telah diberikan kepada kita. Kekurangan Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Kekurangannya adalah terdapat pada alur ceritanya. Pada awal cerita, banyak pembaca yang berhasil dibuat bingung. Gaya bahasa yang digunakan adalah puitis. Maka, bagi pembaca yang tidak paham perihal sastra dan kata-kata puitis, akan sulit memahami dan menikmati ceritanya. Pesan Moral Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Pesan moral yang bisa kita ambil adalah kekerasan bukan merupakan cara yang tepat untuk balas dendam. Banyak cara lain yang bisa dilakukan. Walau niat kita baik, akan tetapi hal buruk tetaplah buruk. Seseorang dengan masa lalu yang buruk tetap berhak untuk mendapatkan masa depan yang baik, selagi ia masih memiliki niat untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu.
KumpulanBerita ANTARA News menyajikan informasi terkini tentang yudha keling di Indonesia dan duniaKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. BAB IPENDAHULUANData Identitas BukuJudul Rembulan Tenggelam Di Wajahmu Pengarang Tere Liye Penerbit PT Gramedia, JakartaCetakan VIUkuran 20,5 x 13,5 cmTebal iv + 426 halaman Harga Rp PengarangTere Liye merupakan nama populer seorang penulis berbakat ditanah air, yaitu Darwis. Yang lahir di Pedalaman Sumatera, 21 Mei 1979. Anak ke enam dari tujuh bersaudara yang lahir dan dibesarkan dikampung yang dikelilingi hutan, yaitu, Tandaraja Palembang. Tere Liye menyelesaikan pendidikan di SDN 2, SMPN 2 Kikim Timur, Sumatera Selatan. Kemudian melanjutkan ke SMUN 9 Bandar Lampung. Setelah lulus, Tere Liye melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di Universitas Indonesia, Fakultas Ekonomi dan mengambil jurusan Liye menikah dengan Ny. Riski Amelia dan dikaruniai seorang putra bernama Abdullah Pasai. Tere Liye berasal dari keluarga yang sederhana, yang terlahir anak dari seorang petani biasa. Tere Liye berbeda dari kebanyakan penulis yang sudah ada. Biasanya setiap penulis akan memasang foto, nomor kontak yang bisa dihubungi atau riwayat hidup singkat dibagian belakang setiap karyanya. Namun Tere Liye seperti menghindari dan menutupi kehidupanya. Berikut adalah, karya-karya Tere Liye Rembulan Tenggelam di Wajahmu Grafindo,2006; Republika 2009 Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin Gramedia Pustaka Umum, 2010 Hafalan Shalat Delisa Penerbit Republika, 2005 Senja Bersama Rosie Penerbit Grafindo, 2008 dan Mimpi-Mimpi Si Patah Hati Add Print, 2006.BAB II ISI RESENSI Membandingkan dengan Novel lain Menurut saya, Novel Rembulan Tenggelam diwajahmu ini sangat menarik, meski awalnya sedikit membingungkan karena novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu, dimana narator mengetahui semuanya dengan semua peran yang muncul tiba-tiba disetiap bab-nya, dan yang kemudian mampu menjawab 5 pertanyaan dengan 5 jawaban, melalui kesempatan perjalanan masalalu. Novel ini awalnya juga menceritakan beberapa tokoh, namun hanya muncul diawal dan kemudian menghilang, dan muncul lagi dibab terakhir. Hebatnya, tokoh tersebut berkaitan dengan pemeran utama “Ray”.Memaparkan Keunikan NovelMenurut saya, Novel ini terbilang unik, karena novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu. Cukup membingungkan, namun membuat para pembaca penasaran dengan segala macam alur yang disampaikan. Novel ini mengajarkan apa arti syukur, kesederhanaan, ikhlas, dan menghargai apa yang telah kita miliki. Novel ini juga benar-benar mengajak kita pergi kedunia fantasi, berkhayal mengikuti alur ceritanya. Sungguh penasaran Novel Munculnya 5 pertanyaan, dan kemudian kelima pertanyaan terjawab melalui perjalanan panjang tokoh utama “Ray” . Sosok ray yang benar-benar mengagumi indahnya cahaya rembulan, yang setiap kali memandangnya, ia selalu berterimakasih kepada Tuhan. Merasakan kuasa Tuhan selalu menjejak setiap sudut bumi dimana cahaya rembulan menyentuhnya. Sosok Ray memang mengutuk, membantah, berprasangka buruk kepada Tuhan, tetapi ia selalu jujur dan tidak pernah berdusta setiap kali ia menatap rembulan, ia selalu memujinya dan merasakan sebuah ketenangan dibalik Indahnya cahaya rembulan yang Menurut saya, novel ini awalnya memang benar-benar membosankan, ceritanya yang sulit sekali dipahami. Dan ada bagian bab yang diceritakan terlalu singkat, dibeberapa bab diceritakan, dibab selanjutnya sudah tidak ada dan muncul kembali di bab terakhir. Bahasa yang digunakan juga sulit dipahami,banyak ditemukan kata-kata yang menurut saya, memang benar-benar memutar otak untuk bisa memahaminya. Ya, terlalu tinggi gaya bahasa yang digunakan bagi para pemula seperti ini memceritakan tentang perjalanan hidup seseorang, disini disebutkan bahwa pemeran tokoh utamanya adalah “Ray / Reihan”. Ray yang merasa hidupnya dipenuhi dengan berbagai ujian, yang menyebabkan ia berfikir langit telah mengutuknya. Tuhan tidak pernah memihaknya, dan berbagai pertanyaan muncul dihidupnya. Ya, 5 pertanyaan yang menemaninya melewati perjalanan panjang kembali ke masalalu yang kemudian mampu menjawab 5 pertanyaan dengan 5 jawaban yang muncul dari dalam dirinya. Disetiap perjalanan hidupnya, selalu muncul tokoh dan entah siapa itu yang seringkali disebutkan “malaikat” / pasien berumur sekian tahun “orang dengan wajah menyenangkan” yang menjadi pemeran serba tahu. Perjalanan hidup yang panjang bagi seorang Ray, dengan segala macam rasa pahit-manisnya kehidupan telah dirasanya dari sejak ia masih kecil. Ray anak yatim-piatu yang tinggal disebuah panti asuhan dengan penjaga panti yang seringkali memukulinya, kemudian ia kabur.. pergi dari panti tersebut. Yang kemudian menjadi bandar judi disebuah terminal kota, kemudian melanjutkan perjalanan kerumah singgah. Dimana rumah tersebut memberikan banyak warna, dan memberikan arti keluarga untuk pertama kalinya bagi Ray. Tertulis sebuah kalimat “ Kalian akan menjadi saudara di mana pun berada, kalian sungguh akan menjadi saudara. Tidak ada yang pergi dari hati. Tidak ada yang hilang adri sebuah kenangan. Kalian sungguh akan tetap menjadi saudara”. Namun setelah 6tahun bertempat tinggal dirumah singgah, Ray terlibat dengan perkelahian yang tiada henti, yang akhirnya memutuskan ia untuk masih berlanjut 6tahun kemudian ia jalani dengan menjadi pengamen jalanan digerbong kereta api. Hingga akhirnya ia bertemu dengan sesosok lelaki paruh baya, yang akhirnya menjadi sahabatnya ,“Plee”. Plee merupakan pedagang besar yang berbeda dengan pedagang lain, ia hanya menjual berlian tanpa harus membeli. Ya, Plee adalah seorang pencuri yang hebat, bahkan ia merencakan dengan jeli pencurian yang luar biasa yakni pencurian berlian seribu karat yang berada tepat dipusaran ibukota, yang semua itu melibatkan keahlian Ray. Hampir meraih keberhasilan, mereka tertangkap basah oleh petugas, namun Ray terselamatkan, dan Plee menjerat hukuman eksekusi mati. Pahitnya lagi, Plee merupakan pelaku utama terjadinya kebakaran besar yang telah melenyapkan segala harta bendanya, rumah, dan merenggut nyawa kedua orangtuanya. Ray mencoba melanjutkan perjalanan hidup, hingga akhirnya ia bertemu dengan seorang gadis cantik disebuah gerbong makan, ia mencoba mendekatinya, meski awalnya gadis itu enggan, karena ternyata gadis itu adalah seorang pelacur. Namun, setelah mendengar penjelasan dari wanita yang amat sangat dicintainya tersebutlah mereka tetap melanjutkan kisah kasih mereka kejenjang pernikahan. Ray yang sekarang menjadi mandor sukses ditemani istrinya yang amat sayang peduli terhadapnya. Wanita sederhana yang selalu ada, yang membuat hari-hari Ray menjadi lebih sayang, kebahagiaan Ray hanyar berkisar 6Tahun, istrinya meninggal, dan itu artinya ia sendiri lagi. Berbagai cobaan kembali menghampirinya, pertanyaan-pertanyaan yang lalu kembali menyelimuti fikiranya. Perusahaannya hancur, Kerabat satu persatu meninggal dunia, kemudian ia terbaring lemah dirumah saki menjalani operasi, hingga terserang komplikasi, dan ia menderita penyakit juga selama 6tahun, lagi dan lagi ia kembali sendiri. Hingga 5 jawaban dari 5 pertanyaan perjalanan hidupnya terjawab satu persatu.“Kau benar, Ray. Ada satu janji Tuhan. Janji Tuhan yang sungguh hebat, yang nilainya beribu kali tak terhingga dibandingkan menatap rembulan ciptaanNya. Tahukah kau ? Itulah janji menatap wajahNya. Menatap Wajah Tuhan. Tanpa tabir, tanpa pembatas.. Saat itu terjadi maka sungguh seluruh rembulan di semesta alam tenggelam tiada artinya. Sungguh seluruh pesona dunia akan layu. Percayalah selalu atas janji itu, Ray, maka hidup kita akanterasa indah....” Orang dengan wajah menyenangkan itu menyentuh lembut bahu pasien ini, mampu membawa pembaca benar-benar terbang kedunia fantasi, berkhayal membayangkan, mengikuti alur cerita yang disampaikan. Novel ini juga mengajarkan kita apa itu hidup ? bagaimana seharusnya menghadapi pahit-manisnya hidup ? belajar bersyukur, ikhlas, dan juga kesederhanaan. Didalam novel ini, juga terdapat banyak sekali nasehat dari penulis yang disampaikan dalam sebuah cerita. Meski awal ceritanya sedikit membosankan, namun jika terus kita baca kita akan menemukan banyak sekali kejutan didalamnya. Salah satu nasehat yang terdapat didalam isi novel ini adalah “ Ketika kau merasa hidupmu menyakitkan dan merasa muak dengan semua penderitaan maka itu saatnya kau harus melihat keatas, pasti ada kabar baik untukmu, janji-janji, masa depan. Dan sebaliknya, ketika kau merasa hidupmu menyenangkan dan selalu merasa kurang dengan semua kesenangan maka itulah saatnya kau harus melihat kebawah, pasti ada yang lebih tidak beruntung darimu”. Nasihat yang lain, yaitu “ Kalian mungkin memiliki masa lalu yang buruk, tapi kalian memiliki kepal tangan untuk merubahnya”. Hanya sesederhana itu. Dengan begitu, kau akan pandai bersyukur dan kembali bangkit menjalani tantangan hidup. Luar biasa, bukan ?Kelemahan Diawal cerita, novel ini benar-benar membosankan, saya sendiri awalnya enggan karena alur ceritanya, gaya bahasanya, sulit sekali karena rasa penasaran yang luarbiasa yang membuat saya mampu menyelesaikan dalam waktu 3 hari. Dan isinya, sungguh Kerangka Novel Kerangka per babNovel ini disusun secara berurutan, terdiri dari 37 bab. Dimulai dari bab pertama yang menceritakan kisah gadis kecil bernama Rinai anak yang terlahir yatim-piatu, yang akibatnya diceritakan pada bab 36, yang merupakan kelalaian Ray dalam mengendalikan mobilnya yang katanya hampir saja menabrak mobil yang tiba-tiba muncul dari sisi lain, Ray melaju dengan kencang melesat pergi tak peduli, sedangkan mobil yang hampir ditabraknya tadi membanting stir terus melaju tak terkendali hingga menghantam jeruji besi yang menyeruak dari tepi jalan. Merenggut nyawa kedua orangtua Rinai. Bab selanjutnya menceritakan perjalanan hidup Ray yang penuh dengan pahit-manisnya BahasaBahasa yang digunakan juga sulit dipahami,banyak ditemukan kata-kata yang menurut saya, memang benar-benar memutar otak untuk bisa memahaminya. Ya, gaya bahasa yang digunakan terlalu tinggi bagi para pemula seperti saya. Misal, Bintang tumpah mengukir angkasa membentuk ribuan formasi hal. 1, Sungguh kalau kulukiskan peta itu maka ia bagai bola raksasa dengan benang jutaan warna yang saling melilit, saling menjalin, lingkar-melingkar. hal. 57 Mempunyai harta benda itu baik, miskin itu jelek. Benar-benar ukuran yang tidak hakiki. Hal. 416 dan masih banyak IIIPENUTUPSaranMenurut pendapat saya, novel ini cukup baik untuk menjadi bahan bacaan disaat waktu luang. Karena ceritanya yang memang menarik, juga isinya mengandung banyak nasehat, gambaran tentang perjalanan hidup, mengajarkan kesederhanaan, bagaimana seseorang mensyukuri atas segala nikmat yang telah diberikan olehNya, juga bagaimana seseorang belajar ikhlas atas segala musibah dan ujian yang sedang PUSTAKALiye, Tere. 2009. Rembulan Tenggelam Di Wajahmu. Jakarta Republika 1 2 3 4 5 Lihat Lyfe Selengkapnya BeliBuku Novel Rembulan Tenggelam Di Wajahmu - Tere Liye. Harga Murah di Lapak Gerai Sunnah. Pengiriman cepat Pembayaran 100% aman. Belanja Sekarang Juga Hanya di Bukalapak. RESENSINOVEL. Moga Bunda Disayang Allah. Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Membaca Komprehensif. Dosen Pengampu : M. Fakhrur Syaifudin, M. Pd. Rembulan Tenggelam Di Wajahmu (Grafindo, 2006; Republika 2009) 9. Mimpi-Mimpi Si Patah Hati (AddPrint, 2005) 10.
ResensiNovel ~ Ayahku (Bukan) Pembohong. 03.28 | Hafalan Shalat Delisa, Moga Bunda Disayang Allah, Bidadari-Bidadari Surga, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, Senja Bersama Rosie, Mimpi-Mimpi Si Patah Hati, Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur, dan The Gogons Series 1. Pada awalnya cerita di novel ini biasa-biasa saja, namun, seiringRESENSINOVEL MOGA BUNDA DISAYANG ALLAH. IDENTITAS BUKU; Rembulan Tenggelam Di Wajahmu; Mimpi-Mimpi Si Patah Hati; Cintaku Antara Jakarta & Kuala Lumpur; Jadi tidak terlihat jelas keberagaman budaya atau mayoritas budaya penduduk yang ada di daerah tempat tinggal tokoh Melati, sehingga kurang ada alasan tepat jika penulis dengan tiba .